Selasa, 21 Maret 2017

Adaptasi seorang Dorky Girl pada tahun pertama SMA

Hello,
It's been a long time since the last time I've written over here

As you can see by the title, yepp gw anak SMA where a lot of frustrating things come from here despite that, you can still enjoy it! It is the matter of how you see things..And in this post aku bakal nge-break down tahun pertama kehidupan SMA akuu..

Jadi, hari pertama aku masuk sekolah secara resmi itu pas Pra-MPLS. MPLS itu Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Sebenernya sih konten acaranya sama dengan MOS (Masa Orientasi Siswa) cuman pengisi acaranya itu Guru sendir gak melalui perantara OSIS atau MPK. Tapi karena beberapa sebab, namanya diganti sama Pemerintah. Basically, Pra-MPLS adalah hari dimana kamu tau kamu kelas apa (atau beberapa sekolah pake grup dulu, terus setelah MPLS baru dimasukin ke kelas yang sebenarnya) terus akan dikasih tau juga apa rundown MPLS-nya, apa yang harus dibawa terus seragam apa yang kamu harus pake, dll. Pokoknya masih basic2. Nah, waktu Pra-MPLS itu sih aku nervous apalagi kalo di sekolah itu bener2 lingkungan yang baru buat aku which means temen TK gaada, temen SD gaada, temen SMP gaada, temen se-Bimbel gaada, mau ke fotokopian gatau dimana, mau pulang aja masih bingung. Walaupun punya temen paling cuma bisa dihitung sama jari. Tapi, in the bright side ini juga bisa jadi kesempatan buat kasih kesan pertama ke orang2 dengan baik danpunya fresh start. Misalnya selama SMP kamu dorky banget nah SMA bisa kasih first impression yang lebih mature dan gaoell (well, in my case,  still a dorky girl)

Nah,  pandangan pertama aku itu jatuh kepada seorang guru yang ya Tuhan hijabnyaa wkwk fashionable banget. Nah, dia berdiri didepan pager sambil nyamperin tiap murid termasuk aku buat nanyain, "Mama kamu mana? Bawa Mama kamu". Dan aku shock kan, secara ortu aku cuman ngedrop aku didepan gerbang, terus ninggalin. Buru2 deh aku manggil2 mama sambil ngejar2 mobil. Mama pada akhrinya dengan tergopoh-gopoh turun dari mobil wkwkw. Jadi, rupanya ada semacem pengarahan dari sekolah buat para mama mamah dan papa papah mengenai sistem pendidikan sekolah and blabla...

Sedangkan murid-murid tuh dikumpulin duduk di lapangan yang matahari bersinar maha terik.  Ga sih lebay banget. Berhubung masih Pra-MPLS jadi masih banyak yg dateng telat dan ngaret parah gituuu. Abis itu, kita disuruh dengerin lagu MPLS yang disetel pake speaker di lapagan dan disuruh nyatet liriknya. Setelah itu, disuruh nyanyi rame-rame. Well bagian ini yang paling awkward, soalnya gaada yang nyanyi soalnya ya masih malu malu awkward gitu .-.

Nah, setelah MPLS dan lain-lain kita mulai belajar seperti seharusnya. Dan pada awal-awal belajar adalah saat-saat aku beradaptasi dengan amat sangat. Mulai beradaptasi dengan peraturan sekolah yang banyak banget, bikin merinding. Peraturan di SMA ini emang jauh lebih banyak daripada SMP aku dan ada sistem poin bagi yang melanggar peraturan. Poin yang kita punya bersifat akumulatif dari semester 1-6. Jumlah poin yang didapatkan juga berbeda-beda tiap pelanggaran ada yang 5-100. Dan kalau jumlah poin udah nyampe 100 (kalo ga salah) itu bisa di keluarin dari sekolah. Mana rata2 poin pelanggaran itu 10 poin berarti setelah 10 kali melanggar peraturan dalam 3 tahun SMA, udah deh, Sayonara.


Mana kesiswaannya ada 3 (bisa lebih) yang seram2 wkwkw. Dulu, selama SMP mana ada beginian kesiswaan aja cuma 1 wkwk. Terus kalau rok itu harus slightly dibawah mata kaki. Pernah rok aku di mata kaki dibagian atas dan dicoret, kan serem. Pokoknya shock deh.

Terus aku juga beradaptasi dengan durasi sekolah yang lebih lama daripada SMP dan istirahat yang jauh lebih pendek daripada SMP. Dulu selama SMP total istirahat utk hari Senin-Kamis itu 1 setengah jam dan untuk hari Jumatnya, ada lari pagi, istirahatnya sekitar 1 jam 15 menit, dan pulang sebelum Solat Jumat. Jadi abis selesai belajar bisa makan di kantin bisa santai di perpustakaan. Pokoknya bisa nongksy-nongsky dulu. Kalo SMA boro-boro nongsky, nongkrong aja gabisa (eh?) hari Senin-Kamis total istirahat cuma 45 menit dan pada hari Jumat pulang jam 2 siang dengan waktu istirahat kurang dari 45 menit. Aduhh.. sempat waktu awal liat jadwal aku panik. Ini gimana ceritanya mau makan sama solat dengan tenang?? Dan emang bener aku pernah skip meal (kalo sibuk) dan solat ga se-santai waktu SMP. Belum lagi PR yang Innaliliahi beda banget sama kehidupan SMP. Kalo SMP itu masing2 mata pelajaran cuma 2 jam pelajar dan biasanya satu jam pertama dipake buat guru ngejelasin dan jam kedua untuk latihan soal. Kalo SMA? Satu mata pelajaran bisa 2-4 jam. Dan bisa-bisa waktu 2-4 jam itu buat dengerin guru sedangkan latihan soal sebagai PR. Aduhhh. Berat iya memang. Waktu minggu pertama belajar efektif itu saat-saat kerasa banget beban pr. Dua hal. Satu, karena emang banyak. Dua, karena blm terbiasaaa.. Tiap hari, hampir semua mata pelajaran dapet pr dan deadlinenya paling lusa. Pernah rasanya mau give up wkwkwk, Weekend dipenuhi untuk mengerjakan PR. Aduh parah deh. 

Terus, aku juga mengalami culture shock tentang kehidupan sosial murid-murid SMA. Because, I dont have friends at that time dan banyak yang masih berteman atau udah punya clique nya masing2 dari teman2 sesama SMPnya. Apa daya aku yang temennya hanya bisa dihitung jari. Yaa lonely lonely gimana gitu. But one thing that drives me crazy, apalagi waktu awal2 sekolah kan masih banyak juga yang blm kenal sesama, jadi orang itu kerjaannya pada main hape ajaa.. Aduh, like I cannot stand it. Like, I wanna approach you and befriend with you but you all are just focusing on your phone. But in the end, orang lama-kelamaan pada ngebaur banget, beda sama SMP yang masih temenan sama orang yang itu-itu aja. Dan ga usah heran kalo ada orang cerita, "Iya, kita kenal karena dia temennya temen SD aku yang ternyata temen les renang aku yang ternyata temen se-BTA yang ternyata disemabel jugaa."   Tapi punya social networking yang luas memang banyak manfaatnya, apalagi buat dunia kerja. Jangan jauh2 deh, lo punya temen aja, hidup lo di SMA bisa fall apart apalagi kalo nggak ada :p

Aku sendiri sih berusaha buat kenal dengan banyak orang dan ga main sama yang itu-itu aja. Chairmate aku juga gonta ganti wkwk. Aku inget chairmate pertama aku itu Dhea terus ganti ke Rayhan ke Syifa ke Golda ke Davina ke Sekar ke Biya ke Rashal ke Anjani ke Sekar lagi ke Rashal lagi ke Golda lagi ke Vina lagi ke Iman dan seterusnya. Pokoknya banyak. Kenapa gitu? Well, selain emang pengen kenal sama bermacam2 kepribadian, aku sih emang sering dateng mepet wkwk.

Terus, aku juga belajar untuk tidak prejudiced atau cepat menilai ke orang pada first impressionnya atau karena rada "beda". Contoh gampangnya, ada yang suka main mulu sampai begadang entah, online, main game, baca novel, jalan2 dll. Terus kamu anggap dia males dan nilainya pasti jelek. Belum tentuu. Bisa aja dia udah ngerti dengan pelajarn sekolah atau emang fast learner. Dan jangan kaget degan kepribadian orang yang berbeda-beda, kegemaran yang unik. Justru orang2 yang "berbeda" bisa menjadi salah satu orang yang ngasih kamu inspirasi atau orang sukses dikemudian hari.

Dan ga cuma murid atau temen2 kamu yang bisa "berbeda" tapi guru juga. Guru dengan teknik pegajaran yang beda dan kepribadian yang berbeda juga. Ada yang strict, ada yang gaul, ada yang jenius banget, ada yang kasih jokes yang sebenernya receh tapi gatau kenapa bikin sakit perut karena ketawa,  ada yang enak banget ngajarnya, dsb. Intinya terimalah segala kekurang mereka karena walaupun se "ngeselin" mereka tetep aja niatnya tulus kebaikan.

Gitu aja sih, makasih bagi yang rela membaca postingan ini yang sangat tdk terstruktur, yang bahasanya tdk benar, yang kebanyakan ngeluh atau apapun. Maaf apabila ada kesalahan heheh. Sekali lagi. Terima kasih

Have a good dayy

Jumat, 23 Desember 2016

Beautiful Broken Things : Novel Review

Hey all
This post is a review about a novel Beautiful Broken Things
Well, I'm not really a qualified person to kinda review this properly plus English is not my first language so you know, I might have a lot of grammar mistake. But I try my best so it is more presentable to read. And this is basically from my point of view.

Descriptions :
 1. Title           : Beautiful Broken Things
 2. Author       : Sarah Barnard
 3. Pages         : 352 (in total) 318 (the story)
 4. Category   : Young Adults



This book as you can tell based on the category is meant for Young Adults, probably more to teenagers because the main character who is Caddy just turned up 16 years old.

Summary :
This book is mainly about friendship, girls friendship. At first this friendship has started from Caddy and Rosie who have been best friends since forever. They know each other since probably babies. And they managed to still be best friends even they are in the different school. Caddy is sort of the quiet one and Rosie is more extrovert and expressive and so on. Because of their best friendship have never ever got significantly any changes (like the same routine and pattern) and mostly because Caddy thinks everything is so normal and dull in her life including her personality, she listed 3 of her goals and one of them is having Significant Life Event. She talked about it to her best friend Rosie and her sister Tarin who both of them consider her dream is just weird and probably something you wish that won't happen, because the both have experienced the Significant Life Changes. Rosie baby sister had died and Tarin is diagnosed for having a Mental Illness. Even though Caddy convinced them that Significant Life Event may also be a good one like getting married, in general. Caddy does feel that something just never happens and she want it to happen. It really was until her own best friendship is getting unbalanced because Rosie befriend with Suzanne who is a new student in her class. Rosie just want the three of them to be best friends because she did think that Suzanne is a cool, confident, cheerful kind of person. She really is. But after Suzanne confessed about her previous life, their friendship is getting unbalanced. Caddy had never fought with Rosie, Caddy started to be rebellious at some points too.

Thoughts:
I personally love this book because Caddy is such a unique character. Caddy really is seems to be a weak and very easy to get influenced kind of person. You can really read her mind like all she tries so hard not to care when she is doing rebellious kind of thing. You can read her faltering and so on. I love this book because it brings up a topic of girl's friendship and mental health issues (bipolar, depression, traumatic). This book is very easy to read and to understand. The author does deliver the story with a polite language but in the dialogues and only in the dialogue there are some cussed words. But it's not too much so you won't get distracted from the actual conversation.

From : https://blog.whsmith.co.uk/
 But there is something that I find it funny in this book, this is obviously a modern era because the characters, Caddy, Rosie, Suzanne learn makeup form YouTube video which has started to be trending lately and also seems odd because the characters are using Facebook as their Social Media which in this generations most of us use Instagram. I don't know but it just feels odd. Lol. Anyway, in conclusion I love this book it's not boring at all, easy to read and understand, and I would recommend this book to be read.

Thank You

Jumat, 16 Desember 2016

Hal-Hal yang Bikin Gw Gagal Paham

Hey yall
Di postingan kali ini gw bakal bahas tentag hal-hal yang gw ga ngerti di kehidupan ini. Mulai dari yang gw ga ngerti aja sampai yang seharusnya ga kayak gitu. Tapi ini semua dari sudut pandang gw, no offence intended.

1. Gw ga ngerti kenapa beberapa guru-guru pengawas memaksa murid-muridnya untuk menyudahi ujiannya karena sebagian besar muridnya udah selesai dan sudah mengumpulkan kertas jawabannya walaupun masih ada waktu yang tersisa. Gw ga peduli seberapa banyak atau sedikit waktu yang tersisa, itu HAK mereka untuk menggunakannya. Gw sering nemuin guru-guru yang kayak gini

2. Gw ga ngerti sama orang tua yang udah ngebolehin anaknya yang masih dibawah umur untuk, jalan-jalan bareng temen dari pagi sampai malem, kasih hape terus mengizinkan membuat media sosial, ngizinin mengenderain kendaraan (masih mending kalo udah handal, kalo ugal-ugalan?) dll

3. Gw ga ngerti sama orang yang kemana-mana matanya selalu liat hape. Bahkan lagi jalan, literally jalan matanya masih sepetin ngeliat hape. Bener2 lekat bro. Dan kalo ngobrol tetep aja tangannya ngeswipe2 hape walaupun ga penting (atau banyak juga yang sok2 sibuk) I mean come on. You gotta respect people. And you need to experience the real socializing.

4. Gw ga ngerti sama orang yang terus-menerus pake earphone. Jujur, gw ga kuat dengerin lagu terus pake earphoone. Soalnya suara yang dikeluarin earphone tuh kadang yaa.. nyakitin wkwkw. Kalo earphonenya jua bagus tetp aja bro gw ga tahan dengerin lagu-lagu dengan waktu yang lama. Berisik. Dan gw ga ngerti sama yang bisa baca sambil dengerin lagu atau belajar. Kalo gw sih ujung2nya joget2 wkwkwk. Kalo hobi atau passion lo dimusik tetep aja bro dengerin lau terus menerus ga sehat buat indra pendengaran lo. Give your ears a break from that noise, and listen what's around yaa.

5. Gw ga ngerti sama orang yang suka mabok. Gw gagal paham enaknya apaan ujung-ujungnya lo juga ga sadar, terus nge blank gitu. Faedahnya apaan coba? Pas lo siuman ntar lo muntah-muntah. Gw bingung aja

6. Gw ga ngerti kenapa cewe males banget kalau olahraga. Mageran banget. Kalo ada pelajaran olahraga ya lo gausah ngeluh lah demi kesehatan lo, mumpung ada temen2nya. Kalo disuruh lari keliling, psuh up, sit up lumayan wajar sih emang. Tapi kalo game? Itu seru broo. Lari-lai kejar2an wkwk. Your body is made to move. Kalo alesan lo, lo ga olahraga karena gaada energi, itu sih sebenernya efek lo ga rajin olahraga. Asli deh, kalo orang yang udah rajin olahraga energinya beda. Makanya kita sama-sama lari dari kenyataan

7. Gw ga ngerti sama beberapa cewe atau cowo yang lagi diet. Gaada salahnya lo diet. Soalnya, gw sering liat cewe yang ngurangin porsi makan mereka atau bahkan mengganti main meals mereka dengan cemilan. Dan cemilan itu junk food ._. Please deh. Diet yang bener juga ga soal ngurangin makanan. Tapi have a balance nutrition  in your meal, terus minumannya juga jangan junk gitu. Minumlah air mineral, jus, dll. Terus jangan lupa olahraga. Insya Allah badan lo lebih ideal dan sehat

8. Gw ga ngerti dan gw yakin banyak murid juga ga ngerti. Faedahnya lo diwajibin masuk sekolah di minggu remed (biasanya abis UAS) tapi lo ga remed. WHY? Tujuan kita ke sekolah kan belajar. Tapi masa kbm kita juga  udah selesai, udah uas, terus nilai kita bagus Terus faedahnya apaan cobaa?? Toh yang di sekolah masuk siang, 1 jam nge gabut, terus cabut wkwk

9. Gw ga ngerti sama orang yang ngerokok pas lagi makan. Lo ga menghayati proses makannya dan kelezatan makanannya man..

10. Gw ga ngerti kenapa kebanyakan kakak-kakak suka nge jailin adenya. Sumve dendam banget kali ya lo sama ade lo. Ade-ade kalian pada kan lucuu wkwk. Makanya, kalo lo gamau dijailin ade lo jangan ngejailin in the first place.

11. Gw ga ngerti kenapa pada bikin 2nd acc di IG. Sumve kalo emang lo tipe2 kakak kelas yang banyak fansnya, artis2, orang2 femes sih gpp 1st acc pencitraan wkwk 2nd acc nya buat keluarga dan kehidupan pribadi lo. Tapi bruh, g sering nemuin temen2 gw yang kerjaannya upload delete upload delete foto sampe 0 mulu postsnya di 1st acc nya. Faeda gw nge follow lo apaan .-. Generasi gw kayaknya gengsian banget wkwk. Apalagi kalo hobi lo main facebook terus main ig terasa banget ke "jaga image"an. Bruh, gw bikin IG buat update soal dunia kehidupan menteman seumuran gw kok malah pada jaim-an ;(

12. Gw ga ngerti sama sistem pendidikan di negara ini

13. Gw ga ngerti kenapa banyak perusahaan yang bikin seragam buat perempuan (SPG) itu super revealing daripada cowo. Menurut saya itu tidak menghargai harga diri seorang perempuan. I know ada sebagian perempuan yang nyaman dengan seragam yang terbuka namun ada juga yang sebenernya tidak nyaman. Jadi, mengapa tidak yang lebih tertutup sehingga seluruh pekerja wanita merasa nyaman?

Segene dulu genks soalnnya pasti banyak hal-hal lain yang gw gagal paham.
BYE

Minggu, 11 Desember 2016

WALK WALK (JALAN JALAN) EDISI GABUT DI MALL PART 2

Post ini lanjutan dari post sebelumnya yang gw lupa udah ceritain apaan aja
Be right back

Penat
Frustasi
Lelah
Capek
Megap megap
Yaudah trus kalo gasalah Syifa yang bilang, "Eh cari makan yuk"
Gw: Yuuk
Kemal : Gw sih ikut aja

Dan kita turun ke basement
Emang ya hobbynya yang jalan jalan dari ujung ke ujung Namanya juga jalan jalan
Terus kita temenin Syifa ke Come Buy buat beli minuman. Yang minuman2 kayak hop hop, Chatime etc.
Lalu Syifa mau beli makanan fingerfood gt di resto (masakan Thailand kalo gasalah). Namanya lupa soalnya ga peduli wkwkw just kidding. Lupa aja soalnya emang ga pernah beli fingerfood gitu. Pas mau ngarah ke resto Thailand itu gw ngeliat ada stall ZAHRA. Gw pura-pura ga liat tuh nama. Trying to casually pass by. GADENG. GABISA. Gw langsung lari kesana buat pesen es krimnya biar fast. Untung mba-mbanya juga ga nge "isengin" gw dengan ngeputer es krimnya. Sip duuit berkurang. Setelah itu Kemal dan Syifa berpencar *sad overly dramatic music* Kemal ke Doner Kebab dan Syifa ke tempat masakan Thailand itu. Alig deh udah nomong berapa kali coba gwa kalo Syifa mau beli fingerfood di resto Thailand *penulis gagal*

Inner me : Don't worry Kemala even Jessamyn West said that: 

“Writing is so difficult that I often feel that writers, having had their hell on earth, will escape all punishment hereafter.”

WKWKWKWK I guess I should stop making fun of unnecessary jokes :(
Yaudah, setelah Syifa selesai, kita langsung ke Doner Kebab. Disana, kita ya makan dengan makanan masing-masing. Aduh Mbak Kemala, Mbak Syifa ini toh bukan food court kok bawa makanan dari luar?
HAYOOO *don't try this at home kids*

Disana Iman juga rusuh nge line gw sama Kemal. Yaaa gw cuman jawab aja ye kalo ditanyain Iman. Kalo Iman udah ga dipercaya sama Kemal bukan salah gw. Wkwk intinya, Iman itu pura-pura tersesat di Kokas trus dia tau segala gerak-geriknya Kemal. Yaa infonya dari gw laah. Kemal mau aja diboongin. Setelah selesai kita ke masjid buat nge-charge hape, lowbatt gara2 Iman. sholat ashar

Di Masjid gw sama Syifa cari spot buat nge-charge hape. Trus bales2in line orang. Emang ye. Gw balesin Iman dan menteman di grup gw karena lagi pada aktif semua. Ada Iman yang rusuh nge pc dan nanya2 di grup, ada Biya yang nge-sent foto abangnya Sasuke mulu. Ada Golda yang ngakunya sih ga baru bangun dari bobo siang :p dan ada Revina yang cuma nge-read doang :p cuma buat nge pc Syifa. Dan gw ngakak pas gw baca ini dari salah satu teman gwa

Pas mereka tau kalo itu Film Headshot pada kecewa. Karena pada mau nonton itu juga. Lagian Ya Allah kenapa harus 21+ coba? Kalau itu terlalu sadis yaa ratingnya beda lagi. Blm tentu yang daiatas 21 tahun juga pada berani kan? Kecewa aja sih sebenernya.

Lalu teman gw menyarankan untuk menebalkan liptint, pake kerudung syar'i biar kayak ibu-ibu wkwk
"Gedein bacotmu makanya" I LOLed at Mosque ya know


Selepas itu, kita sholat. BRUH antriannya panjang banget. But ini hal yang positif tbh. Semakin ramai Masjid semakin baik.
Hasil Coret-Coret seorang Afifah ketika gabut di pelajaran Prakarya ;p

Setelah gw selesai sholat dan setelah gw di-line Kemal berkali-kali gw keluar. Dan Kemal mau pulang. Tapi Syifa promptly langsung "EH KE AMAZING DULU FOTO" *ASEK*
Gw sih flow with the boat aja.
.
AMAZING
.
We took a bunch of unnecessary wefies because we're afraid the photos will be blurry or shaky or whatever, inside the photo box with our own phones because we're smart enough to spend our money wisely broke af.
Tbh, I really want to insert our pict here but because I'm a descent person *ASIK* I won't due to identity safety *is "Identity safety" even make sense?* Yaa you know what I mean lah. BUT INSTEAD I'm inserting this
Kemal mukanya ga kek gitu, ada hp melayang di depan muka gw,  gw fail gambar bibir Syifa

HOW DID YA LIKE MY DRAWING??!! WKWKWK
CALON PELUKIS GAGAL
*Be right back nyari quote tetang susahnya menggambar/melukis terserah apaan*
.
.
Abis itu alhamdulillah Kemal pulang, dicariin emak wkwkwk..Gapape ya, Mal. Setelah Kemal pulang rasanya free bruh, gw sama syifa bisa liat-liat ke toko baju. THAT IS WHY GIRLS GO TO THE MALL DUH
Apaan sih, jangan sexist gitu dong, gw cewe tapi ga liat baju
Gw cowo tapi suka liat baju yaa, emang cewe doang?
Ampun mba mas, iyaaa. Tapi rata-rata tujuan cewe ke Mall biasannya itu.
Don't hate me, I really do appreciate your purpose on going to the mall, cheers ^^
.
.
Setelah, itu gw sama Syifa blusukan ke toko-toko baju nyari baju 100rban . YA GA KETEMU LAH
Tapi kita batu dan teteup bersikeras untuk menemukan 'the one" mulai dari Cotton On, Stradivarius, Bershka, blablabla sampai H&M

DUDE lemme tell ya. Susahnya cari baju yang "cute" diantara baju-baju di Mall yang import-an.
BAJUNYA TERLALU SEKSEH BRUH
Gw sama Syifa yang sama-sama Muslimah kebingungan nyari "The one"
LAGIAN ELU UDAH TAU BAJUNYA GT MASI NYARI DI MALL
BYARIN ;p

Me, personally have seen a lot of nice polite dress, but once you flip to see the back side of it you'll see a gigantic hole.
BRUH
THE STRUGGLE IS REAL

Gw pake sleeveless shirt aja bahkan yang ada collarnya, jadi literally model kemeja gitu (bekas mama dulu, soalnya bagus) udah ditegur mama. Apalagi yang bolong-bolong. Apa jadinya dakuu?? ;')

Selama blusukan ya gw sama Syifa foto2in baju-baju yang bagus beserta harganya laah, biar kalau ada ortu bisa tunjukin atau kalo lagi dompet tebal which blm pernah terjadi di gw bisa beli. Sampai ke H&M dan menurut gw H&M adalah toko baju paling teenage-y, banyak variannya dengan harga paling murah diantara toko-toko yang lain. Mulai dari dress, casual, baju rumah, aksesoris, casing hp, sepatu, tas. Dan juga baju-baju yang least revealing. Itu berdasarkan pengamatan gue sampai sekarang sih. Jadi bisa berubah.

Di toko apa lupa, kayakya Cotton On kita mengabadikan diri kita sebagai bukti pertemanan kita, dalam sebuah foto
We keep this love in a photograph
We made these memories for ourselves
Where our eyes are never closing
Hearts are never broken
Times forever frozen still


Mmm.. bedanya gw sama Syifa ga saling menyakiti hati dan kita sepasang teman bukan kekasih. YOYOY hashtag #FriendshipGoals


Mirror Selfie gitu. Sok-sok mengikuti trend
Di H&M I found "The one" harganya juga bersahabat 129rb. Buat harga Mall that's insane cheap. Udah gt kyut. Dan gw juga nemuin bobby pins *kadang gw butuh* terus hand skeleton thingyy hair clip. AND IN MY MIND I PROMPTLY THOUGHT THAT THAT CLIP IS SO EDGY LEMME GET THOSE.

EDGY KAN???
Gw gatau cara nge rotatenya
Payah. Emang -,-

Terus ini multifunction juga guys. Berasa di gandeng

FIX gw akan beli ketiga barang gw dengan total harga 169rb. Gw kalo ga di public place gw udah happy dance, padahal Syifa masih kebingungan nyari baju. Ya Allah gw jadi temen kok jahat baget. Antriannya sih keliatan rame aja padahal mayan cepet. Pas di kasir gw langsung nanya, "Totalya berapa mas?" 
"289rb *near 300k*" 
*Table flip* "Lah kok segitu mas? Bukannya ini di bagian Holiday gifts? Harganya jadi 129rb?"
"Oh, itu maksudnya diantara sederet baju itu mulai dari 129rb"
*Chair flip* "Oh gitu mas, yaudah ini aja *nunjuk akseseoris*"
"Iya, maaf dek. Bajunya jadi nggak?"
"Enggak mas"
"Baik, totalnya jadi 40 rb"
*Kasih uang*
"Uangnya 50 rb, kembali 10rb. Mohon maaf dan semoga berkunjung lagi *biasanya mas2 atau mba2nya nomong gt gasih? Gw ga perhatian bgt wkwk*"
"Iya makasih"

Le me menuju Cipa "WOY SYIF BAJUNYA MAHAL TERNYATA" *bakar duit biar berasa kaya*
Syifa: Yahh terus pake voucher? Abis?
Me : Nggak
Syifa: Terus?
Me : Gajadi beli bajunya
Syifa: Terus ini plastik apaan?
Me : Aksesoris wkwkw
Syifa : Yah elu belinya yang gapenting
Me : *dalam hati* Lu kira baju juga sebegitu penting?
Me : Syif kayaknya gw harus pulang deh, takut kemaleman
Syifa : Iya gw juga nih. Eh klo pesen grabbike nunggunya dimana?
Me : Gatau, tanya aja
.
*OTW information centre*
.
Intinya gw nanya sama mba2nya. Kata mba2nya di Central Lobby
Syifa ke Central Lobby gw ke Main Lobby *arti namanya napa mirip dah, sampe supir grabcar yg gw  pesen juga salah ngejemput gw*

Udah dipisah ruang dan waktu, terus gw pas mau masuk grabcar 
EHH
Samyang Syifa kebawa *gw lupa kapan belinya makanya ga gw ceritain. Intinya di Carrefour*

Harga 19rban. Kalo pake uang 20rb insyaAllah masih ada kembalian receh
Soalnya lo receh wkwkwk Becanda


TEEHEE

WALK WALK (JALAN JALAN) PART 1

Hello
It's me *with piano music*
HELLO FROM THE OTHER SIIIIIIDEEEEEEEE
I MUST'VE CALLED A THOUSAND TIMEEEEESS
TO TELL YA I'M SAWWRREHH FOR EVERYTHING THAT IVE DONE *singing with an intense high pitch vocal, with intense background piano*

JK JK JK DONT LEAVE ME

Hello once again ^,^
Gw hari ini mau ceritain pengalaman gw kemarin yang seru halaah b aja, Norak
Yak, pengalaman yang baru kata gue karenaaaaaa gw ga pernah jalan bareng temen *JENGJENGJENG*
Secara ringkas: 1. Gw di-php-in Itek
                          2. Terus gw sedih
                          3. Gw gabut di mall
                          4. Terus gw sedih
                          5. Gw bete
                          6. Sedih
                          7. Ga punya uang
                          8. Stress
                          9. Pulang
WKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWK
Galah ga segitunya sedih gegara di-php-in itek
Jadi cerita aslinya
.
.
.
.
Gw pengen nonton Headshot banget karena ada Chelsea Islan-nya wkwkwk. Soalnya tiap kali gw liat time line ig gw, sering muncul Chelsea Islan nge-post tentang film yang akan launch DESEMBER INI yaitu Headshot udah tau. Ya gimana ya kalo lo udah menanti-nanti film yang lo pengen nonton sejak berbulan-bulan yang lalu dan udah muncul di bioskop dan lo diizinin oleh ortu buat hang out dan lo udah punya squad mau nonton. Kan jadi excited bangett.

Pada hari Kamis tanggal 8 desember 2016 jam 9.20 (to be exact) gw baru bangun dan gw langsung cek grup kelas yang ada wali kelas gw. Wali kelas gw pada jam 06.33 nge line bahwa Pak ***** mau mengadakan remedial UAS pelajaran Seni Musik. Yaa gimana gw ga kinap orang gw remed. Tapi udah terlanjur juga kan kalo hari ini gw cuss ke sekolah? Lagipula salah guru musik nya yang mendadak banget memberi info mengenai remedial ini. Jadi gw memutuskan untuk tidak ke sekolah, soalnya remedialnya sekitar jam 7dan gw membutuhkan waktu sekitar 1 jam ke sekolah (karena udah siang, tambah macet). Jadi gw keluar ke kamar dan turun tangga ke meja makan gw. Di situ mama gw nanya "Kak, mau jadi nonton Moana ga?" Gw bales "Jadi dongg" *Yeah I need something to refresh myself probably by watching at the Cinema would help*
Le Me bangun tidur. Dia bahkan lebih cantik
LONG STORY SHORT
.
Gw sampe di bioskop dan gw pesen tiket Moana (bareng adek dan Mama) dan gw lihat ada option nonton Headshot. YA GW PENGENLAH ALIG dan setelah gw pesen tiket dan langsung nge line temen gw yang namanya dapet dari nama gw terus dipotong. Namanya Kemal dan gw Kemala -,- Jadi, intinya Kemal itu fans nya Chelsea Islan, makanya dia orang pertama yang gw ajakin.
Dan ternyata Kemal juga diajak sama Itek, yang Itek ngakunya udah dipesenin tiket samaTantenya dan dibayarin sama Itek sendiri.
.
.
But that's a lie, that's a lie
Almost. Almost is never enoughh SO close to being in love  nontoon
WHADDUP SONG LYRICS REFFERENCE

Intinya gw sama Kemal percaya bakal dibayarin dan kita udah berapi-api semangatnya.
Ternyata Itek udah bikin mpc di line yang ada Sekar, Syifa, Kemal, dan Itek sendiri. Terus Kemal invite gw. Keesokan harinya Itek nge-invite Boyo dan Kleine Kafer, soalnya gw dengan polosnya bertanya "Eh kan tante lo beliin 6 tiket sedangkan Kemal gajadi bisa nonton, jd cuma ber4. Mending ajak Boyo sama Kleine Kafer ajaa" Intinya gw terperdaya dengan omongan Itek wkwkwk. Yaudah setelah Boyo dan Kleine Kafer accept masuk di grup terjadi WWIII. Si Boyo ngaku kalo acara nonton dan mpc ini usulnya dan punya si Boyo tapi Si Itek dengan sigap menyerang Boyo dengan nge-spam nge-spam-in di grup line. Intinya ada chaos kecil-kecilan selama semaleman KATANYA WWIII KOK JADI CHAOS KECIL-KECILAN??!!

Keesokan harinya gw line Syifa

Lalu Syifa tbtb jadi bimbang karena di grup, si Itek nanya "Emang jadi nonton?"
Dan berlanjut percakapan kita
Gw memutuskan untuk tetep jalan+nonton karena Syifa beneran pengan jalan dan Kemal ternyata udh di Mall sendiri (Apapun demi Chelsea Islan)
Lalu, ortu gw nge-drop gw di Lobby Mall dan Alhamdulillah gw diberi kepercayaan untuk pegang voucher yang mama gw udah koleksiin sejak kapan tau. Sumpaah baik banget. I have never expected to get that kind of trust from my parents. VOUCHER WOYY

Yaudah, gw langsung cuss cari Kemal yang ternyata ada didepan Levis. Gw termasuk anak yang weekend nggak chus ke Mall trus yang shopaholic banget yang hang out mulu sama mentemen soalnya mengingat kalo di Mall itu bahaya guys. Barang-barang bagus duit pun habis .-. Dan gw bukan anak yang dilahirkan dengan uang justru gw dilahirkan malah tambah miskin orangtua gw. Intinya, gw gatau Levis dimana .-. Kemarin gw sampe nanya ke 3 satpam .-.Akhirnya gw menemukan Kemal lagi nge-jomblo di depan Levis sambil duduk sambil main hape sambil duduk anteng sambil bawa tas ransel. Pinter juga tuh anak nemuin spot nunggu. Pas ketemu gw dia langsung nanya, 
"Itek mana?"
"Gatau"
Terus gw lupa entah nge-line Itek tapi ga dibales atau freecall Itek tapi ga diangkat. Intinya gw nunggu balesan Itek terus menemukan stop kontak di samping pintu masuk Levis dan gw lesehan aja disitu sambil nge-charge hape LIKE A BAWSE tapi Kemal bilang kalo gw malu-maluin kayak orang udik. Lah elu bukan gw ngapain malu(?) Tapi whatever, I don't mind what he thinks yang penting gw nge-charge hape LIKE  A BAWSE.
ehehe


Ini buktinya. Biar percaya

Kita dapet line dari Itek katanya dia mau jalan ke Levis. Trus bbrp detik kemudian dia nge-free call gw buat nyamperin dia
BRUH
Yaudah gw ajak Kemal buat nyusulin dia ke Amazing. Yaa kita nyasar-nyasar aja gt. Lalu setelah kita di depan Cotton On gw dapet free call dari Syifa katanya "Lo dimana?' "Depan Cotton On" "Gw juga di depan Cotton On" Terus gw muter-muter didepan Cotton On kayak freak. Kayaknya SPGnya kebigungan buat ngelayanin gw apa nggak. Terus gw masuk-masuk ke Cotton On tapi isinya baju cowo semua Apakah Syifa membawa teman laki? Trus gw dapet free call dari Syifa lagi, ternyata dia ada di Cotton On lantai 1 sedangkan gw di Cotton On lt 2. -_-

Yes akhirnya gw menemukan Syifa seenggaknya bisa ngeramein dikit. 

Terus gw dapet freecall dari Itek. Dia ga sabar. Yaudah kita cuss ke Amazing.
Pas udh di lantai Amazing gw dapet freecall dari Itek, tapi entah mengapa gw ngeh-nya dia ada di Cinema 21. Yaa gw masuk lah disitu. Trus gw free call dia dan di free call Itek bilang "Sini masuk masuk" Yaa gw bingung kan masuk mana. Gw masuk dilorong yang kanan kiri pintu studio bioskop dan gw nemuin kayak tempat buat foto yang ada pemain-pemain Headshot. Gw suruh Kemal foto sama Chelsea Islan dan hasilnya gini.

Malu malu kucing
Aku mau tapi malu
Walaupun gw tiap hari ketemu sama Chelsea Islan, tetep aja ga malu-malu minta foto :p
 Gw dapet free call dari Itek lagi. Emang rusuh tu anak -,- karena putus2 suaranya gw melakukan hal jenius, gw jadiin video call biar tau dimana dia. Awalnya gw kira dia di toko baju setelah kita bertiga rush masuk-masuk toko baju, ternyata dia di Amazig lagi di photbox-nya. Pas gw nyusul dia ternyata dia bawa squad sendiri woyy menteman SDnya. Trus karena gt kita memutuskan utk pisah sama Itek karena Itek ternyata gajadi nonton -,- dan kita ga kenal temen-temennya ntar jadi awkward. Kita diberi hidayah dan memutuskan untuk Sholat Dzuhur di basement. JAUH BRO TURUNNYA KAKI GWA PEGEL. Demi solat dan nge_charge hape jadi kita cuss

Sesampainya di masjid Kemal ke bagian cowo dan gw sama Syifa ke bagian cewe. Kemal blm solat sedangkan gw udah. Yaudah jadi gw sama Syifa cuman numpang charge hape doang


GW KASIH 1 MAP


Mungkin udah sekitar 20mntan tapi batere masih aja segitu. Selama Kemal sholat gw sama Syifa debat buat nonton Headshot. GUYS ternyata Syifa ngira kita bakal nonton Moana :" emang rasanya bikin mpc line ga berfaedah, byk miss komunikasi. Katanya Syifa dia mau nonton Headshot kalo gw bayarin setengah harga nonton which is 30rb. ALIG masa gw nonton doang pengeluaran 90rb?? *Menangis* Yaudah deal gw kasih dia 20rb dulu soalnya ga ada receh karena gw seleranya ga receh. Dan kita langsung cuss ke A&W buat gw manjain perut. BRUH ngantrinya lama. Setelah order dan bayar juga masih lama. Gw seketika khawatir ga bisa nonton karena telat pesen tiket dan penuh soalnya hari Sabtu. Tapi untungnya Burgernya lumayan fast. Gw ga nyangka bruh burger doang harganya segitu. Setelah itu kita ke CINEMA 21 YEY

Sesampai disana gw lari ke deket pintu masuk studio. Buat nyembunyiin burger woy wkwkw untung kagak ketauan. Pas gw balik ke antrian yang BRUH panjang begete. Syifa sama Kemal di lajur yang beda, dan gw ikut Syifa. Dan tbtb gw ngeliat temen SMP gw dan dia liat gw dan dia lari ke gw dan tbtb ada musik india di kepala gw. "KEMALA" teriak dia. Namanya Lala. Dia teriak2 ketemu gw doangg wkwkwk *sampe gw heran* dan dia cerita panjang lebar tentang sma nya. Btw dia anak SMAN 8. Gw kaget la, tbh kok lo tbtb jadi hiperaktif bgt wkwkwwk *insert sticker line dad*
Ini goyang gara2 shutter gw emang lama dan Lala lagi hiperaktif wkwk
Lalu topik pembicaraan kita berpindah ke topik inti "Lo mau nonton apa, La?"
Dia jawab "Gatau"
GW KASIH 1 MAP LAA wkwwkwkw

Bahkan, pas gw pesen tiket Headshot aja dia masih ngerocos wkwkwk. Dan mas2nya nanya
"Ade mau nonton film apa?"
Gw jawab, "Headshot"
"Ade umurnya berapa?"
*kinap* "Emm 15 *seketika gw lupa umur gw berapa*"
"Maaf ade ini untuk 21 tahun keatas"
NOOOOOOOOOO YOU RUIN MY DREAM
Terus Syifa bilang, "MOANA MAS"
Gw refleks bilang ke Syifa "JANGAN MOANA *I aint spending 60K on a film I have watched* SING AJAA"
Syifa: MOANAA
Gue : SING
Mas-mas : *Kesel plus bete berdasarkan pengamatan gw di eskpresinya*
Gue: Yaudah keluar barisan aja yuk Syif
Syifa : Aaaahh gamau
Gue : *Dengan songong narik tangan Syifa* *MAAFKAN AKU SYIFAA*

At that point gw gatau Lala ke mana, gw takut ibu-ibu plus bapak-bapak serta om-om dan tante-tante ada yang kesel sama perbuatan kita ;( I'm sorry

Gw, Syifa, sama Kemal memutuskan untuk gatau ngapain.
gabut
parah
sedih
Yaudah terus kalo gasalah Syifa yang bilang,

HAYOO APA??!!! GW CAPEK BERLANJUT YAAK



Kamis, 01 Desember 2016

Sekolah

Hey guyss..
Assalamualaikum Wr. Wb wankawan
Salam sejahtera bagi kita semua semoga kita semua berada dalam perlindungan Tuhan YME
Aamiin

Sebenernya apa sih Sekolah?
Kalo ditanya gitu sih gw yakin semua anak juga tau, orang tiap hari kesekolah selain hari libur (yakeles masuk orang gurunya juga libur._.) Tapi kalo lo ke sekolah di hari libur juga nggak ape-ape sih siapa tau bisa nemenin satpamnya. Kasian kan coba pekerjaannya. Walaupun ga disuruh bawa barang-barang, beton, semen, batu bata tetep aja berat, yegak? Kasian gitu tugas lo memantau keamanan orang-orang di sekolah, terus lo bosen, terus lo berasa ingin main hape tapi lo sadar diri kagak boleh main hape, jadiii lo kebablasan bengong. Mending bengong. Kalo lo ketiduran di public area atau di sekolah yang anak-anakya lagi norak-noraknya terus lo di foto, dijadiin meme kan serem ._.

Weeeeiish kembali ke laptop (ini literally gw di depan laptop lagi baca(?))
Yaaa back to the topic maksudnyaa

Jadi kata mbah google yang gw completely agree with adalah
Sekolah merupakan lembaga yang membantu menumbuhkembangkan potensi dasar yang dimiliki oleh peserta didik. Tidak hanya dalam aspek intelektual, namun matra sikap dan tingkah laku serta keterampilan motorik, mutlak untuk dikedepankan.

Sekolah bukan hanya sekadar untuk memberi nilai akademis kepada peserta didik. Lembaga ini berfungsi memberikan pelayanan dan bimbingan kepada murid dalam berbagai matra pendidikan; kognitif, afektif dan psikomotorik. Hasil dari proses bimbingan dan layanan tersebut dilaksanakan dalam penilaian yang akurat, realistis dan berkesinambungan.

Jadi intinya adalah sekolah merupakan tempat belajar. Jadi tugas lo sebagai murid adalah utuk study study study study study (workworkworkworkwork)
Guru memberi lo materi dan lo dituntut untuk memahami konsep iu sehingga lo menguasai dan syukur-syukur lo langsung hafal. But it takes time for someone to memorizes things, including me. So, untuk dapat mengerti apa sih yang guru ngomongin ya lo harus belajar dengan benar di sekolah. Lo kagak boleh ngobrol, lo harus focus pay attention ke gurunya. Kalo waktunya belajar ya lo belajar. Kalo waktu istiraht ya lo pergunakan waktu iti sebijak mungkin supaya kalo udah waktunya untuk belajar lagi lo udah fresh. Entah bagi yang Islam solat sunnah atau bentuk-bentuk spititual yang lain. Atau lo baca novel, komik atau bahkan scroll ig dan syukur-syukur nemuin blog ini wkkwk. Setelah itu, pas bel berbunyi lo udah fresh dan siap untuk meresap materi. Intinya do the activities that you are supposed to do in the right time. Semuanya akan indah pada waktunya :" wkwkw

Di kelas adalah tempat pelaksanaan KBM. Guru menjelaskan materi, lalu mengadakan sesi tanya jawab lalu memberi soal latihan. Itu meruapakan KBM yang ideal. Nah, biar lo semakin ngerti dengan apasi yang guru lo ngomongin, ya lo tanya. Gw kalo jadi guru demen sama anak yang sering nanya. Itu berarti lo memperhatikan apa yang guru lo nerangin sob. Dan akan lebih senang lagi kalo lo nanya sesuatu yang out of the box. Itu artinya lo udah memahami konsep pembelajaranya. Jenis-jenis pertanyaan yang memaksa guru lo untuk pake thnking cap nya. Otomatis guru lo akan memberi jawaban dari pertanyaan lo dan itu membuat sekalas knowledge nya semakin berkembang. To see a bigger picture, kalo kata ayah gw. Gatau dia dapet darimana wkwk yaa bisa juga berdasarkan pengalamannya pribadi atau apalah wkwwk.. Pokoknya gw sebagai murid aja seneng kalo liat temen-temen gw semuanya kompak kritis sama pelajaran. It makes me feel so much smarter once I know the answer to it. And it creates positive vibes to me.

So those are just my random thoughts that I oftenly been thinking about it.


Wassalamualaikum
Bye

Sabtu, 26 November 2016

Junior High School Thoughts As An Alma Mater

So hey there folks
Watcha doin'
Daripada ngegabut daripada bengong mending baca ini sape tau dapet sesuatu(?)
Maksudnya dapet pengetahuan kesekolahan laah..
Yuk literasi kuyy

Hari ini gw bakal ngepaparin pengalaman dan kesan gw selama tiga tahun di SMP.

Btw, gw bakal pake bahasa inggris di post ini sebagai sarana belajar dan berlatih gw. Ga ape-ape ya kalau ada yang salah salah. Manusia ini tak luput dari salah, walaupun udah kebanyakan juga sih, said my beloved school bus driver
Markita cussss...

Ok (Switch dari b. indo ke b. inggris)
If you have read even the very first sentence of my very first paragraph of my previous post you must have known what junior high school I came from. Well, tbh not intended to brag about it but I come from a pretty well-known school because of their smart students. Not gonna lie but it is and I'll be lying if I tell you it's not. But not like a school with 90% as genius as Albert Einstein. I mean, about smarter than the average people where I live. But it's pretty amazing having 3 years there. That's why I'm gonna break it per pieces and share it with you lovely readers.

There are a lot of smart kids there, smart learner kids included my friends who I hang out with. Not necessary in academics, but non-academics too. It could be arts, sports, active in competition whatever kind of competition it is, organization, extra curricular and others. And if they like something they will love it hard, so they're pretty ambitious too. But I won't be explaining all of them in one post (you know there are a lot to explain). For instance, I have two friends who are identical twins, they are crazy about art. CRAZY. They love to draw. They can't live a day without drawing. They draw in between classes, in break times, and others. They make time for drawing in school each day. And the next 15 minutes VOILA a masterpiece. I remember when I was in 7th grade, a craft teacher gave us a task to make a sculpture (not like a mannequin or a statue, just a simple handmade sculpture made of clay). Most of us included myself have made either an animal, a cartoon character, a flower or a mug. But they were as if 10 times better than us. One of them made a skull and the other made an Eiffel Tower. We were literally amazed by their talents including the teacher. They made it beautifully, proportionally and detailed. Maybe, you the one reading this have that mad skill or even better, that's great. But to me, it had opened my eyes that the world is filled with mad skill people and we should stay humble because who knows with whom you are bragging, right? They could be 1000X better than you.

Well, in 7th grade my grades weren't that good. I had a lot of bad marks here and there due to deal with my own personal problems. So I couldn't focus on the subject or even my surroundings, that's why my social skill were really bad and I didn't have many friends. But, oh well time has passed and look at me now I'm in 10th grade. But when I was at 8th grade I realized that my grades in 7th grades were embarrassing and I felt like that's not me. Not what I used to have. I just like the feeling to know and understand what your teachers have been chattering all day long for 5 days in a week, for 4 weeks in a month, for about 10 months. Don't you ever regret like, "dude you have wasted so much time and it results nothing." Yeah that was me, so I decided to fix it. Luckily in 8th grade I could handle my problems better, I could manage my emotions better, my self-esteem raised, and I've found this wonderful group of friends that are smart-asses. I am so grateful to meet them and befriend with them because of them I have this intense feeling that I NEED to get higher score and beat them. At it really does motivates me. I put up a least of my friend's name to defeat them. It really was a happiness to beat them, not gonna lie. And I feel bad for them because I would had overreacted and jumped and laughed like a mad kid, if I beat them. I really am sorry for my missed behavior ._. Fortunately it really payed off. I was the top 3 students for science in my class. And I was genuinely happy because Science or specifically Biology is my favourite subject. And it gave this wonderful feeling like 'Dude I just mastered what I love'. You could probably think this is an exaggeration feeling of happiness but it is not. My school is filled with smart kids and mostly all of them are determined to give their best results. It really was something to be proud of, at least for me. And if you are in the top 10 students, they are all either crazy diligent, crazy ambitious, or even crazy fast learners.

8th grade pretty much went well, even tho I dropped to the top 8 students in Science in the second semester, because the physics material were kind of hard to keep up. In the 9th grade it went  pretty well too, I have the most diligent friend I have ever befriend with. And I also have this very ambitious friend who wants to be either a Psychologist or a Psychiatrist. She's so into mental health. Her dream is to help people with mental health issues. She talks about it a lot and I am grateful to befriend with her. I got to know a lot of things related to mental health. Yeah, make sure to befriend with people who makes you a better person.

Yeah pretty much the typical 9th graders, we were forced to study a lot more than usual because you know National Exam or Ujian Nasional is a big deal especially if you will be attending public school. Good public school will help you to get the University you're heading. I have a friend who is very loud, she laughs a lot, talkative, hyperactive in class even when the teacher is teaching (which I know it's not really something you should be proud of, unfortunately ._.) but guess what she manage to be top 3 students per subject and the smartest student in class. She's hella smart. I really admire this one teacher, he's a Biology teacher.What I like about him that he teaches like a lecturer and he teaches us everything with common sense not with memorizing. He teaches us a lot by sharing his experience or his student's experience or a friend of his. That's why I look up to him because he inspires me a lot and I think he's hella genius. Oh yeah, and he's very discipline. If you come to class after he begins the class even just a minute, you will need to stand on the corner of the class for 20 minutes or so. Oh yeaah, I remember him saying "Sorry I couldn't be a good role model for you. Today I came to class 2 minutes late." And I was sitting on my chair and my jaw dropped. Dude, trust me, you are my role model. I look up to you. Your name will always be in my heart. And everybody was having the same reaction too. Yeah he really is that discipline. He had said that "I would not even answer Ma'am Indira's call in the middle of teaching because it's your right to study with no disruption." (Ma'am Indira is a important person in my school) Yeah, be sure to waste my biology teacher time wisely for a good cause, remember he counts every second.

I also have this math teacher who is so cool, literally. This type of teacher is followed in instagram, have their students as fans, have this nice healthy interaction with students, and knows every gossips in this school. And he is sometimes so funny, for instance he would call your name and ask you to answer a certain question. If you answer it correctly he would say, "Yesss, that's the spirit. You go girl/boy".

Quite a lot of memories tho...hehehe

 Yeah it was a wrapped. In a nutshell, it went well until the National Exam. The questions especially for the mathematics question was HOTS which means High Order Thinking Skill (said my biology teacher). The type of question was still the same but it was those type of questions that forces you to analyse so much that you really need to have strong basics. After that math exam, we were (especially the ones who will be attending public school) having a melt-down. We were very scared not to get enough score to get the most favourite high school which is SMAN 8.

A month later, we got the results and OH MY GOD there are TONS of my friends who manged to get SMAN 8. Crazy. About 45% keep on continuing to SMA Labschool Jakarta and 35% are in SMAN 8 and the others mostly attend in other public school. I ALMOST get it guys to SMAN 8 untill the last 2 days of applying. But oh well at least I got a descent school.

So that was my experience an thoughts in my Junior High. I just got through as a whole of thoughts (if you know what I mean but you probably don't, lol) It truly gives me life lessons and helped me through this puberty phases. Eheheh. Probably I would post something more spesifically in the future.
Thank you for reading, it means a lot tho

Sorry, if there is a lot of mistakes in here. I hope this post will be useful for you, and goodluck.
Bye

Salam,

kfkhr